MAN 3 Kota Tasikmalaya Ikuti Gerak Jalan Kerukunan Kemenag Kota Tasikmalaya Peringati Kemerdekaan RI ke-81
Sabtu, 15 Agustus 2026 08:10 WIB
Yakut
8 pembaca
TASIKMALAYA - MAN 3 Kota Tasikmalaya turut berpartisipasi dalam kegiatan Gerak Jalan Kerukunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Tasikmalaya dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (15/8) mulai pukul 07.00 WIB dengan mengusung tema **“Jalan Bersama Rukun dalam Kebhinekaan, Merdeka dalam Kerukunan.”**
Gerak jalan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang bertujuan memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan kerukunan antarumat beragama di Kota Tasikmalaya. Kegiatan diikuti oleh berbagai unsur keluarga besar Kementerian Agama, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, serta masyarakat.
Titik awal kegiatan berada di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Kota Tasikmalaya. Seluruh peserta kemudian menempuh rute yang telah ditentukan hingga berakhir di Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya sebagai titik akhir perjalanan.
Rute gerak jalan melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Tasikmalaya, yakni Jalan Tanuwijaya, Jalan Kehutanan, Jalan Kapten H. Didi Efendy, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Mayor Utarya, Jalan Listrik, Jalan Otto Iskandardinata, kawasan Alun-Alun Kota Tasikmalaya, Jalan RAA Wiratanuningrat, Jalan Letkol Komir Kartaman, dan berakhir di Jalan Ahmad Yani.
Keikutsertaan MAN 3 Kota Tasikmalaya dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman. Semangat kebhinekaan yang menjadi tema kegiatan sejalan dengan nilai-nilai persatuan yang terus ditanamkan di lingkungan madrasah.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Selain menjadi ajang olahraga dan menjaga kebugaran, gerak jalan kerukunan juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarinstansi dan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.
Momentum peringatan Kemerdekaan RI ke-81 melalui Gerak Jalan Kerukunan ini juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan bangsa. Kerukunan yang terjalin di tengah keberagaman menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan nasional menuju Indonesia yang maju dan sejahtera.
Partisipasi aktif warga MAN 3 Kota Tasikmalaya menunjukkan komitmen madrasah dalam mendukung berbagai program yang mendorong penguatan karakter kebangsaan, toleransi, dan semangat hidup berdampingan secara harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.
Plt. Kepala MAN 3 Kota Tasikmalaya, Iwan, mengatakan bahwa Gerak Jalan Kerukunan merupakan kegiatan yang sangat positif karena mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu semangat kebersamaan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Tema ‘Jalan Bersama Rukun dalam Kebhinekaan, Merdeka dalam Kerukunan’ mencerminkan nilai-nilai yang sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menghargai keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Iwan menambahkan bahwa madrasah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai toleransi, moderasi beragama, dan cinta tanah air kepada peserta didik. Nilai-nilai tersebut perlu terus dipupuk agar generasi muda mampu menjadi agen pemersatu bangsa di masa depan.
Ia berharap kegiatan Gerak Jalan Kerukunan dapat semakin mempererat hubungan antarumat beragama dan antarlembaga di Kota Tasikmalaya. “Semoga semangat kerukunan, persaudaraan, dan kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini terus terjaga serta menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” harapnya.
Melalui keikutsertaan dalam Gerak Jalan Kerukunan Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, MAN 3 Kota Tasikmalaya kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung terciptanya kehidupan yang harmonis, toleran, dan penuh semangat persatuan sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.