Upacara Bendera Rutin MAN 3 Kota Tasikmalaya Tekankan Pentingnya Kedisiplinan Peserta Didik
Selasa, 28 Juli 2026 22:42 WIB
Yakut
14 pembaca
TASIKMALAYA - Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Tasikmalaya menyelenggarakan upacara bendera rutin pada Senin (27/7) di halaman madrasah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan budaya disiplin di lingkungan madrasah.
Pada pelaksanaan upacara kali ini, petugas upacara berasal dari anggota Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Keterlibatan pengurus OSIM menjadi salah satu bentuk pembelajaran kepemimpinan sekaligus melatih rasa tanggung jawab, kerja sama, dan kepercayaan diri peserta didik.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Wakil Kepala MAN 3 Kota Tasikmalaya Bidang Kesiswaan, Siti Sadiah. Dalam amanatnya, disampaikan pesan mengenai pentingnya kedisiplinan sebagai salah satu kunci keberhasilan peserta didik dalam menjalani proses pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.
Amanat tersebut menekankan bahwa disiplin tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap tata tertib madrasah, tetapi juga mencakup kedisiplinan dalam belajar, mengatur waktu, menjaga sikap, berpakaian sesuai ketentuan, serta melaksanakan setiap tanggung jawab dengan penuh kesadaran.
Upacara bendera menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada seluruh peserta didik. Melalui kegiatan rutin setiap hari Senin, madrasah terus membangun budaya tertib, tanggung jawab, cinta tanah air, serta semangat kebersamaan di kalangan warga madrasah.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan doa, hingga penyampaian amanat pembina upacara.
MAN 3 Kota Tasikmalaya menjadikan pembiasaan disiplin sebagai salah satu program yang mendukung terwujudnya visi madrasah dalam mencetak Generasi MANTAP, yaitu Mandiri, Bertakwa, Adaptif, dan Berprestasi. Nilai kedisiplinan diharapkan menjadi karakter yang melekat dalam diri setiap peserta didik.
Guru MAN 3 Kota Tasikmalaya sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Siti Sadiah, mengatakan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab dan mampu meraih prestasi.
“Disiplin adalah kebiasaan baik yang harus dibangun sejak dini. Melalui upacara bendera, kami ingin mengingatkan seluruh peserta didik bahwa kepatuhan terhadap tata tertib, ketepatan waktu, kesungguhan dalam belajar, serta sikap yang santun merupakan bagian penting dalam membentuk pribadi yang berkualitas dan berkarakter,” ujar Siti Sadiah.
Menurutnya, budaya disiplin harus diterapkan secara konsisten dalam setiap aktivitas di madrasah. Dengan disiplin yang baik, peserta didik akan lebih mudah mencapai target pembelajaran, mengembangkan potensi diri, dan membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar.
Siti Sadiah menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari karakter dan sikap peserta didik dalam menjalankan kewajiban sehari-hari. Oleh karena itu, pembinaan kedisiplinan akan terus menjadi perhatian utama di MAN 3 Kota Tasikmalaya.
“Semoga seluruh peserta didik MAN 3 Kota Tasikmalaya menjadikan disiplin sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari, mematuhi setiap tata tertib madrasah, menghargai waktu, menjaga akhlak yang baik, serta terus meningkatkan semangat belajar agar mampu menjadi generasi yang berprestasi, bertanggung jawab, dan membanggakan madrasah, keluarga, serta masyarakat,” harapnya.
Melalui upacara bendera rutin yang diisi dengan amanat mengenai pentingnya kedisiplinan, MAN 3 Kota Tasikmalaya terus memperkuat komitmennya dalam membangun lingkungan pendidikan yang tertib, religius, dan inspiratif. Pembiasaan tersebut diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.