Header dengan Waktu & Ikon
Logo Sekolah

MAN 3 Kota Tasikmalaya

Mencetak Generasi MANTAP (Mandiri, Taqwa dan BerPrestasi)

MAN 3 Kota Tasikmalaya Sosialisasikan Tata Tertib Busana dan Penampilan Siswi Sesuai Nilai-Nilai Islami

Rabu, 22 Juli 2026 12:25 WIB Yakut 45 pembaca
MAN 3 Kota Tasikmalaya Sosialisasikan Tata Tertib Busana dan Penampilan Siswi Sesuai Nilai-Nilai Islami

TASIKMALAYA - Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Tasikmalaya menyosialisasikan tata tertib mengenai busana dan penampilan bagi seluruh siswi sebagai bagian dari pembinaan karakter pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (20/07) untuk membangun budaya berpakaian yang rapi, sopan, dan sesuai dengan nilai-nilai Islami di lingkungan madrasah.

Tata tertib tersebut menegaskan bahwa setiap siswi MAN 3 Kota Tasikmalaya wajib berpakaian rapi, sopan, serta menjaga penampilan yang mencerminkan akhlak dan etika seorang pelajar madrasah. Ketentuan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membentuk karakter peserta didik yang berkepribadian baik.

Dalam ketentuan berjilbab, seluruh siswi diwajibkan mengenakan jilbab syar'i yang menutupi bagian dada. Ukuran jilbab minimal ukuran M dengan model polos, tidak transparan, tidak bermotif mencolok, serta menggunakan warna yang sesuai dengan ketentuan madrasah.

Selain mengatur penggunaan jilbab, tata tertib juga mengatur penampilan sehari-hari di lingkungan madrasah. Siswi diharapkan menampilkan penampilan yang sederhana, bersih, dan rapi sehingga mencerminkan identitas sebagai peserta didik di madrasah.

Madrasah tidak memperkenankan penggunaan riasan wajah secara berlebihan. Siswi dilarang menggunakan lipstik dengan warna mencolok, *blush on*, *eyeshadow*, *soft lens* estetik, bulu mata palsu, maupun kutek selama berada di lingkungan madrasah.

Penampilan yang diharapkan adalah penampilan yang natural, bersih, dan sederhana sesuai dengan nilai-nilai Islami. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan sikap rendah hati, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjaga diri.

Madrasah juga menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap ketentuan busana dan penampilan akan dikenakan sanksi sesuai dengan tata tertib yang berlaku. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk pembinaan agar seluruh siswi mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

Guru MAN 3 Kota Tasikmalaya sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Deden, mengatakan bahwa tata tertib mengenai busana dan penampilan merupakan bagian dari pendidikan karakter yang bertujuan membiasakan peserta didik menerapkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari.

“Ketentuan mengenai busana dan penampilan dibuat agar seluruh siswi memiliki kebiasaan berpakaian yang rapi, sopan, dan sesuai dengan nilai-nilai Islami. Penampilan yang sederhana, bersih, dan santun menjadi cerminan karakter peserta didik madrasah serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif,” ujar Deden.

Menurutnya, kepatuhan terhadap tata tertib bukan hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan terhadap aturan madrasah dan proses pembentukan akhlak yang baik. Oleh karena itu, seluruh siswi diharapkan memahami serta melaksanakan ketentuan tersebut dengan penuh kesadaran.

Deden menambahkan bahwa dukungan dari orang tua sangat penting dalam membiasakan peserta didik untuk berpakaian sesuai dengan ketentuan madrasah. Sinergi antara madrasah dan keluarga akan memperkuat pembinaan karakter peserta didik.

“Semoga seluruh siswi MAN 3 Kota Tasikmalaya senantiasa menjaga busana dan penampilan sesuai dengan nilai-nilai Islami, mematuhi tata tertib yang berlaku, serta tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berakhlak mulia, percaya diri, dan mampu menjadi teladan baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat,” harapnya.

Melalui sosialisasi tata tertib busana dan penampilan siswi, MAN 3 Kota Tasikmalaya terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan budaya madrasah yang religius, disiplin, dan berkarakter. Pembiasaan berpakaian sesuai syariat dan menjaga penampilan yang sederhana diharapkan menjadi bagian dari identitas peserta didik yang membawa nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

← Kembali ke Berita & Pengumuman