MAN 3 Kota Tasikmalaya Sosialisasikan Tata Tertib Rambut Siswa Laki-Laki untuk Perkuat Budaya Disiplin
Rabu, 22 Juli 2026 12:10 WIB
Yakut
45 pembaca
TASIKMALAYA - Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Tasikmalaya menyosialisasikan tata tertib mengenai ketentuan rambut bagi seluruh siswa laki-laki sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan pada Tahun Pelajaran 2026/2027. Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Senin (20/07) sebagai upaya membangun budaya tertib dan berpenampilan rapi di lingkungan madrasah.
Ketentuan tersebut menegaskan bahwa setiap siswa laki-laki MAN 3 Kota Tasikmalaya wajib menjaga kerapihan diri, termasuk dalam hal potongan rambut. Penampilan yang rapi dipandang sebagai salah satu bentuk kedisiplinan serta penghormatan terhadap tata tertib yang berlaku di madrasah.
Berdasarkan tata tertib yang telah ditetapkan, rambut siswa harus dipotong rapi dan sopan dengan panjang maksimal lima sentimeter. Ketentuan ini diberlakukan agar seluruh peserta didik memiliki penampilan yang seragam, bersih, dan sesuai dengan norma yang diterapkan di lingkungan pendidikan.
Selain itu, siswa tidak diperbolehkan membuat model rambut yang berlebihan maupun mengikuti gaya potongan rambut yang tidak sesuai dengan tata tertib madrasah. Larangan tersebut bertujuan menjaga kesederhanaan serta menciptakan suasana belajar yang tertib.
Madrasah juga melarang siswa mewarnai rambut dengan warna apa pun. Rambut yang diperbolehkan adalah rambut yang pendek, rapi, bersih, dan tidak berlebihan, sedangkan rambut yang panjang, tidak rapi, bermodel mencolok, maupun diwarnai termasuk dalam kategori yang tidak diperkenankan.
Ketentuan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter yang dilaksanakan secara berkesinambungan di MAN 3 Kota Tasikmalaya. Melalui pembiasaan menjaga penampilan, peserta didik diharapkan mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap diri sendiri.
Madrasah juga menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap ketentuan rambut akan dikenakan sanksi sesuai dengan tata tertib yang berlaku. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk pembinaan agar seluruh peserta didik mematuhi aturan yang telah disepakati bersama.
Dengan mengusung tagline **"Tertib Itu Keren, Rapi Itu Cerminan Pribadi yang Hebat,"** MAN 3 Kota Tasikmalaya mengajak seluruh siswa untuk menjadikan kerapihan sebagai budaya positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di luar madrasah.
Guru MAN 3 Kota Tasikmalaya sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Siti Sadiah, mengatakan bahwa tata tertib mengenai rambut bukan sekadar mengatur penampilan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan kepada seluruh peserta didik.
“Ketentuan rambut dibuat untuk membiasakan peserta didik menjaga kerapihan, kedisiplinan, dan tanggung jawab terhadap diri sendiri. Penampilan yang rapi mencerminkan sikap disiplin serta kesiapan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Melalui pembiasaan ini, kami ingin membangun karakter peserta didik yang tertib, santun, dan menghargai aturan yang berlaku di madrasah,” ujar Siti Sadiah.
Menurutnya, kepatuhan terhadap tata tertib merupakan salah satu indikator keberhasilan pembinaan karakter di lingkungan madrasah. Oleh karena itu, seluruh siswa diharapkan memahami dan melaksanakan ketentuan tersebut dengan penuh kesadaran.
Siti Sadiah menambahkan bahwa peran orang tua juga sangat penting dalam mendukung penerapan tata tertib, terutama dalam memastikan siswa datang ke madrasah dengan penampilan yang sesuai dengan ketentuan.
“Semoga seluruh siswa MAN 3 Kota Tasikmalaya senantiasa menjaga kerapihan, mematuhi tata tertib, serta menjadikan disiplin sebagai bagian dari karakter dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, akan tumbuh generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di lingkungan masyarakat,” harapnya.
Melalui sosialisasi tata tertib rambut bagi siswa laki-laki, MAN 3 Kota Tasikmalaya kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya madrasah yang tertib, disiplin, dan berkarakter. Kerapihan tidak hanya menjadi bagian dari penampilan, tetapi juga mencerminkan kepribadian peserta didik yang bertanggung jawab dan siap meraih prestasi.